Welcome to Widodo's Blog

Membaca untuk mengambil hikmat
Merenung agar bisa lebih bijak
Memahami supaya tak salah menerima

Kamis, 14 Agustus 2014

Misteri Doa


Masih perlukah orang berdoa?
Kalau kita yakin apa yang diinginkan pasti tercapai, apakah kita akan tertunduk berlutut dalam penyerahan untuk berdoa?
Mengutip pernyataan Philip Yancey, masihkah ada rasa "greget" orang yang berdoa "Bapa kami, ....berikankanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya", bagi orang yang di dapurnya telah tersedia makanan yang cukup banyak bahkan untuk sebulan?
Masihkah orang yang penuh talenta dan bakat kemampuan dengan segala prestasi serta pengalaman membanggakan akan tertunduk pada Tuhan dalam penyerahan memohon bimbingan dan penyertaan untuk mencapai apa yang dicita-citakannya?

Terlalu sering orang menganggap doa sebagai bagian dari kegentingan. Bahkan sesuatu yang memaksa. Sesuatu yang harus dilakukan, dan hanya jika keadaan sudah tersudut dan tidak ada pertolongan lagi barulah tangan melipat, kepala tertunduk mohon pertolongan dalam doa pada Tuhannya. Bahkan ketika pun tidak mampu berdoa, seringkali yang dilakukan menelepon sahabat, tulis sms ke teman atau yang ekstrim menulis status di facebook, BB, twitter untuk didoakan akan pergumulan yang dihadapi. Hmm... mungkin dipikir Tuhan punya akun sendiri yang akan lihat dan memantau status-status doa anak-anak-Nya.

Doa adalah misteri. Semisteri kita mengetahui ujung jalan ketika kita melangkah di jalan yang gelap. Apakah ujung jalan itu jalan buntu, jurang atau gerbang kota yang cemerlang.
Doa adalah dialog. Komunikasi 2 arah. Kita bertanya, Tuhan menjawab. Kita memohon, Tuhan memberi. Tuhan memberi perintah, kita taat. Tuhan menginspirasi, kita mengamini.
Doa adalah hubungan yang subyektif. Satu orang merasa yakin Tuhan menjawabnya, yang lain tidak yakin malah merasa Tuhan begitu jauh. Yang satu merasa ada kedamaian setelah berdoa, yang lain masih bimbang dan terus berdoa dengan doa yang sama.
Doa bukanlah rangkaian kata-kata mantera yang mujarab untuk suatu usaha atau obat bagi yang sakit. Doa adalah aliran hati yang sedih atau gembira, marah atau senang. Kita menyatakannya pada Tuhan, Bapa yang kita kenal dan mengenal kita apa adanya.
02swm15082014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ads Inside Post